Selasa, 02 November 2010

Kenzi Abhinaya dan Pertumbuhan penduduk


Seorang bayi telah lahir di tempat tinggal saya. Tepatnya di rumah uwa saya di Depok, saya skrng tinggal di rumah itu bersama si uwa dengan 2 orang anak perempuannya dan satu menantunya. Eh, menantu apa mertua yh? Suka ketuker, hee..

Kelahiran alias berojolnya bayi ini sudah sangat di nantikan oleh kami penghuni rumah. Waktu sebelum lahir, saya suka ajak ngomong tu anak yang masih di perut ibunya supaya cepat keluar, hehe.. Karena sudah tau bahwa bayi itu berjenis kelamin laki-laki, tentu saya senang karena ini berarti balad saya nambah satu, secara anak-anak dan cucu dari keluarga ini, dari keluarga Abah alias Bapaknya mamah di dominasi oleh perempuan. Dari 12 cucu cuma 3 orang cowok, dan anak abah alias kakek saya itu 5, dan lima-limanya perempuan, bayangkan sodara-sodara, betapa kuatnya gen perempuan di keluarga ini, haha, lebaaay.com.

Ngomongin bayi baru lahir berarti telah terjadi pertumbuhan penduduk. Jadi inget pula tugas kuliah yang harus bikin tulisan tentang pertumbuhan penduduk, jadi sekalian aj ya..

Pertumbuhan penduduk merupakan salah satu factor yang penting dalam masalah social ekonomi dan kependudukan. Karena selain berpengaruh terhadap jumlah dan komposisi penduduk juga akan berpengaruh terhadap kondisi social ekonomi suatu daerah atau Negara dan bahkan dunia sekalipun. Dengan bertambahnya penduduk otomatis harus pula di tunjang dengan bertambahnya persediaan makanan, perumahan, kesempatan kerja, dan masih banyak lainnya.

Nah, masalah akan muncul jika pertambahan penduduk tidak di imbangi dengan bertambahnya fasilitas di atas. Misal bertambahnya angka penggangguran, meningkatnya angka kemiskinan dan masalah-masalah lainnya. Ini  Berikut ini ada table perkembangan penduduk di dunia sampai tahun 2006.

Tabel perkembangan penduduk dunia
Tahun 1830-2006

Tahun
Jumlah Penduduk
Perkembangan Tahun
1830
1 milyar
-
1930
2 milyar
1 %
1960
3 milyar
1,7%
1975
4 milyar
2,2%
1987
5 milyar
2%
1996
6 milyar
2%
2006
7 milyar
2%

Kalau di lihat dari table di atas, pertumbuhan penduduk semakin cepat. Jangka waktu yang di butuhkan untuk penggandaan penduduk pun semakin singkat saja. Penambahan penduduk di suatu daerah atau Negara pada dasarnya di pengaruhi oleh factor-faktor demografi sebagai berikut :
  1. Kematian
Ada beberapa tingkat kematian :
    1. Tingkat Kematian kasar (Crude Death rate/CDR)
Adalah banyaknya orang yang meninggal pada suatu tahun per jumlah penduduk pertengahan tahun tersebut dan di nyatakan dalam 1000. Apabila D adalah jumlah kematian dan P jumlah penduduk pertengahan tahun, maka
CDR=D\P*1000
    1. Tingkat Kematian Khusus (Age Specific Death Rate\ASDR)
Karena tingkat kematian itu di pengaruhi oleh beberapa factor seperti umur, jenis kelamin dll maka di gunakan tingkat kematian menurut umur (Specific Death rate)
  1. Kelahiran
Menghitung angka kelahiran tidak semudah menghitung angka kematian, karena di pengaruhi oleh beberapa factor, di antaranya factor kelahiran hidup, faktornya bnayaknya kematian bayi setelah kelahiran. Dan mudah-mudahan si bubu lahir dengan selamat, sehat wal afiat, amieenn..
  1. Migrasi
Faktor ini neh yang bikin kota Jakarta tambah padat, migrasi, perpindahan penduduk. Migarsi sendiri di sebabkan oleh beberapa hal, yaitu :
-         Persediaan sumber alam
-         Lingkungan social budaya
-         Potensi Ekonomi dari suatu daerah
-         Alat masa depan
Faktor yang ke-3 ini mungkin yang bikin Jakarta tambah sumpek, padat, carut marut. Karena lebih dari 60% perputaran ekonomi di negeri ini tu ada di Jakarta. Makanya banyak orang berbondong-bondong datang ke Jakarta untuk menggantungkan hidupnya, termasuk saya, hehe..

Pemerintah sering melakukan program migrasi, transmigrasi, reurbanisai. Tapi itu akan percuma kalau ekonomi, pusat perekonomiannya pun tidak ikut serta di pindahkan masih terpusat di Jakarta. Orang pasti tetap akan bermigrasi ke Jakarta, karena uang ada di Jakarta.

Ini PR yang sangat berat buat bangsa ini, agar semuanya tidak terpusat di Jakarta, pertumbuhan yang lebih merata ke semua pelosok negri baik petumbuhan penduduk maupun ekonomi.

Balik lagi ke kelahiran keponakan saya namanya Kenzi Abhinaya, panggilannya Kenzi, tapi kadang saya masih suka manggil bubu, udah kebiasaan se, hee.. Suka di tegor sama Umi dan Abhinaya, jangan manggil pake bubu, kenzi ajah katanya teh.
Kenzi Abhinaya, lahir hari Sabtu 23 Oktober 2010 yang artinya ‘Pemimpin yang Bijaksana’.

Selamat datang Kenzi, Semoga kelak kamu jadi seorang Pemimpin yang bijaksana seperti do’a Umi dan Abi. We love you. Luph u full daaahh…!!!!

Tidak ada komentar:

Posting Komentar